<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
	<channel>
		<title>https://hki.iainsasbabel.ac.id/</title>
		<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/feed</link>
		<language>id-ID</language>
		<description>Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN SAS Babel</description>
		<dc:language>id-ID</dc:language>
		<dc:creator>fsei@iainsasbabel.ac.id</dc:creator>
		<image>
			<url>https://hki.iainsasbabel.ac.id/assets/images/logo/4f3300315f72fe68289d89d603bb8b16.png</url>
			<title>Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN SAS Babel</title>
			<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/</link>
		</image>

		<dc:rights>Copyright 2026</dc:rights>
		<admin:generatorAgent rdf:resource="https://hki.iainsasbabel.ac.id/" />

		
			<item>
				<title>Selamat Datang Tim Asesor BAN-PT, dalam rangka asesmen lapangan Program Studi HKI Fakultas Ekonomi, Syariah dan Ekonomi Islam 2026</title>
				<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/selamat-datang-tim-asesor-ban-pt-dalam-rangka-asesmen-lapangan-program-studi-hki-fakultas-ekonomi-syariah-dan-ekonomi-islam-2026</link>
				<guid>https://hki.iainsasbabel.ac.id/selamat-datang-tim-asesor-ban-pt-dalam-rangka-asesmen-lapangan-program-studi-hki-fakultas-ekonomi-syariah-dan-ekonomi-islam-2026</guid>
				<pubDate>Fri, 08 May 2026 02:55:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p>✨ Selamat Datang Tim Asesor BAN-PT ✨</p><p>&nbsp;</p><p>Dalam rangka Asesmen Lapangan Program Studi Hukum Keluarga Islam</p><p>Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam</p><p>IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.</p><p>&nbsp;</p><p>Merupakan kehormatan bagi kami menyambut kehadiran:</p><p>&nbsp;</p><p>• Prof. Dr. Yayan Sopyan, S.H., M.Ag.</p><p>• Prof. Dr. H. Aden Rosadi, M.Ag., C.L.A.</p><p>&nbsp;</p><p>Semoga kegiatan asesmen lapangan ini berjalan lancar, objektif, dan membawa keberkahan bagi peningkatan mutu akademik serta penguatan kualitas institusi.</p><p>&nbsp;</p><p>???? Bangka, 08-10 Mei 2026</p><p>&nbsp;</p><p>#AsesmenLapangan #BANPT #HKI #FSEI #IAINSASBabel #UnggulReligiusProfesional</p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>Usung Semangat Lulusan Berdaya Saing Global, FSEI IAIN SAS Babel Gelar Yudisium XV</title>
				<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/usung-semangat-lulusan-berdaya-saing-global-fsei-iain-sas-babel-gelar-yudisium-xv</link>
				<guid>https://hki.iainsasbabel.ac.id/usung-semangat-lulusan-berdaya-saing-global-fsei-iain-sas-babel-gelar-yudisium-xv</guid>
				<pubDate>Thu, 07 May 2026 08:25:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p>Sebanyak 69 mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung resmi mengikuti prosesi yudisium yang digelar pada Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan akademiknya sebelum melangkah ke dunia kerja maupun jenjang pendidikan berikutnya.</p><p>Yudisium XV FSEI tahun ini mengangkat tema <i>“Mewujudkan Lulusan Syariah dan Ekonomi Islam yang Unggul, Berintegritas, dan Berdaya Saing Global.”</i> Suasana acara berlangsung penuh khidmat dan haru, mencerminkan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas capaian para lulusan.</p><p>Sebanyak 69 peserta yudisium berasal dari empat program studi, yakni Program Studi Perbankan Syariah sebanyak 30 mahasiswa, Hukum Keluarga Islam 27 mahasiswa, Akuntansi Syariah 7 mahasiswa, serta Pariwisata Syariah sebanyak 3 mahasiswa. Seluruh peserta resmi menyandang gelar sarjana setelah menyelesaikan proses akademik di lingkungan FSEI IAIN SAS Babel.</p><p>Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Panitia, Mahfudz Reza Fahlevi, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada pimpinan fakultas, dosen, serta seluruh panitia yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan yudisium. Menurutnya, keterlibatan seluruh pihak menjadi energi positif dalam menyukseskan Yudisium XV FSEI dan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para lulusan dalam menatap masa depan dengan optimisme.</p><p>Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Dr. H. Iskandar, M.Hum., turut menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yudisium atas perjuangan mereka selama menempuh pendidikan di kampus. Ia menegaskan bahwa proses belajar di perguruan tinggi bukan hanya soal memperoleh gelar, tetapi juga membangun wawasan, pengalaman, dan karakter.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Dekan juga mengingatkan mahasiswa agar lebih aktif menerima informasi dari kampus dan tidak menunda pengurusan administrasi penting. Selain itu, ia menyampaikan bahwa FSEI tengah mempersiapkan pembukaan Program Studi Hukum Tata Negara sebagai bagian dari pengembangan fakultas menuju pembentukan dua fakultas baru, yakni FEBI dan FSH. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan keluarga mahasiswa atas kepercayaan yang diberikan kepada FSEI dalam mendidik putra-putri mereka hingga berhasil menyelesaikan studi.</p><p>Sementara itu, Rektor IAIN SAS Babel, Prof. Dr. Irawan, M.S.I., memberikan penghargaan kepada jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta tenaga kependidikan yang telah berperan dalam mendampingi mahasiswa hingga lulus. Ia mengajak para lulusan untuk terus meningkatkan kompetensi dan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan sarjana.</p><p>Menurut Rektor, pendidikan lanjutan seperti program magister maupun jenjang akademik lainnya merupakan investasi penting untuk masa depan. Ia juga menekankan pentingnya modal alam, modal intelektual, dan modal sosial sebagai bekal generasi muda dalam menghadapi tantangan global.</p><p>Pada kesempatan tersebut, diumumkan pula lulusan terbaik tingkat fakultas pada Yudisium XV FSEI, yakni M. Basir dari Program Studi Pariwisata Syariah yang berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi fakultas dan diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi.</p><p>Acara yudisium turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan sivitas akademika FSEI, di antaranya Wakil Dekan I Dr. Rahmat Ilyas, M.S.I., Wakil Dekan II Dr. Hendra Cipta, M.S.I., para ketua dan sekretaris program studi, Kasubbag TU, Kepala Laboratorium FSEI, serta tamu undangan lainnya.</p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>Profil Program Studi Hukum Islam-Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN SAS BABEL</title>
				<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/profl-program-studi-hukum-islam-fakultas-syariah-dan-ekonomi-islam-iain-sas-babel</link>
				<guid>https://hki.iainsasbabel.ac.id/profl-program-studi-hukum-islam-fakultas-syariah-dan-ekonomi-islam-iain-sas-babel</guid>
				<pubDate>Fri, 01 May 2026 08:32:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<figure class="media"><oembed url="https://youtu.be/i5_aNy2u4vU?si=ihlqXBh5UX3wtWdM"></oembed></figure>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>Kemenham Babel Gelar Rakor Penanganan HAM, Libatkan 18 Instansi Strategis</title>
				<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/kemenham-babel-gelar-rakor-penanganan-ham-libatkan-18-instansi-strategis</link>
				<guid>https://hki.iainsasbabel.ac.id/kemenham-babel-gelar-rakor-penanganan-ham-libatkan-18-instansi-strategis</guid>
				<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 09:03:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p>Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Permasalahan Hak Asasi Manusia (HAM) di daerah pada Jumat (24/04). Kegiatan berlangsung khidmat dan produktif dengan melibatkan 18 instansi strategis di lingkungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.</p><p>Sejumlah instansi yang hadir dalam rakor tersebut di antaranya Kanwil Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Kanwil Ditjen Pemasyarakatan, Kanwil Ditjen Imigrasi, Kanwil Kementerian Agama, Polda Kepulauan Bangka Belitung, Korem 045/Garuda Jaya, Biro Hukum Setda Provinsi Babel, DP3ACSKB, Kesbangpol, Dinas Sosial dan PMD, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, hingga Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban serta berbagai lembaga dan dinas terkait lainnya.</p><p>Kegiatan dibuka oleh Kabid Pelayanan Dasar dan Kepatuhan HAM, Syamsudin. Dalam laporannya, ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektoral dalam menangani persoalan HAM di daerah.</p><p>Menurutnya, penyelesaian isu HAM tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan kalangan akademisi agar solusi yang dihasilkan lebih komprehensif dan berkelanjutan.</p><p>Pada kesempatan itu, Syamsudin juga memperkenalkan tiga narasumber utama yang hadir dalam rakor, yakni Jeanne Darc Noviayanti Manik, Syafri Hariansyah, dan Reski Anwar, M.H..</p><p>Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenham Babel, Suherman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir dan menunjukkan komitmen terhadap penguatan HAM di Bangka Belitung.</p><p>Ia berharap komitmen yang terbangun dalam rakor tersebut tidak berhenti sebatas seremoni, tetapi mampu diwujudkan melalui langkah konkret dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, inklusif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.</p><p>Diskusi dalam rakor berlangsung dinamis dan interaktif. Sesi pertama dipandu oleh Kabid IDP, Anis Ratna Ningsih, kemudian dilanjutkan oleh Kabag Yoelizar, dan sesi terakhir kembali dimoderatori oleh Syamsudin.</p><p>Salah satu materi utama disampaikan oleh Reski Anwar, M.H., dosen hukum IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, dengan tema <i>“Bisnis Melaju, Hak Asasi Tak Terganggu.”</i> Dalam paparannya, ia mengulas teori sistem hukum Lawrence M. Friedman dan teori penegakan hukum Soerjono Soekanto dalam konteks dinamika sektor usaha formal maupun informal di Bangka Belitung.</p><p>Menurut Reski, penguatan HAM harus didukung oleh struktur hukum yang responsif, regulasi yang tidak tumpang tindih, serta budaya masyarakat yang memiliki kesadaran terhadap hak dan kewajibannya.</p><p>Dialog yang berlangsung menghasilkan berbagai rekomendasi strategis, di antaranya usulan pembentukan satuan tugas lintas sektoral untuk penanganan konflik lahan serta percepatan regulasi daerah yang lebih berpihak pada prinsip-prinsip HAM.</p><p>Melalui rakor ini, seluruh peserta sepakat menjadikan HAM sebagai instrumen yang mendukung pembangunan ekonomi dan sosial di Kepulauan Bangka Belitung, bukan sebagai hambatan dalam proses pembangunan daerah.</p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>FSEI IAIN SAS Babel Perkuat Peran Akademik dalam Pembentukan Regulasi Daerah Berspektif HAM</title>
				<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/fsei-iain-sas-babel-perkuat-peran-akademik-dalam-pembentukan-regulasi-daerah-berspektif-ham</link>
				<guid>https://hki.iainsasbabel.ac.id/fsei-iain-sas-babel-perkuat-peran-akademik-dalam-pembentukan-regulasi-daerah-berspektif-ham</guid>
				<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 09:07:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p>Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan tata kelola hukum daerah melalui keterlibatan aktif pada kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (PUU) Berspektif Hak Asasi Manusia (HAM) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian HAM Kepulauan Bangka Belitung.</p><p>Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada 29–30 Januari 2026 di Swiss-Belhotel Pangkalpinang serta rapat lanjutan pada 11 Februari 2026 di Kantor Wilayah Kementerian HAM Kepulauan Bangka Belitung. Dalam forum tersebut, FSEI IAIN SAS Babel diwakili oleh Dr. Darmiko Suhendra, M.Ag. dan Reski Anwar, M.H..</p><p>Pada tahap awal, pembahasan difokuskan pada integrasi nilai-nilai HAM dalam pembentukan produk hukum daerah, penguatan peran pemerintah daerah dalam memastikan kepatuhan konstitusional, pengawasan pembentukan PUU, serta penguatan teknik <i>legal drafting</i> sesuai amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011.</p><figure class="image"><img src="/assets/images/editor/images/WhatsApp%20Image%202026-02-11%20at%2013_57_08.jpeg"></figure><p>Forum tersebut menegaskan bahwa sebuah produk hukum daerah tidak hanya harus memenuhi aspek prosedural, tetapi juga wajib menjamin perlindungan hak-hak warga negara secara substantif. Pendekatan berbasis HAM dinilai penting agar regulasi daerah mampu menghadirkan keadilan sosial dan perlindungan terhadap kelompok rentan.</p><p>Sementara itu, pada tahap lanjutan dibahas strategi <i>piloting</i> PUU berspektif HAM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Berdasarkan hasil identifikasi awal terhadap 88 Peraturan Daerah (Perda), dilakukan penyaringan menjadi 28 perda prioritas dengan mempertimbangkan tingkat urgensi, dampak publik, serta potensi kerentanan terhadap hak asasi manusia.</p><p>Dari hasil tersebut, ditetapkan 10 perda sebagai fokus <i>piloting</i> tahap implementasi yang akan mendapatkan pendampingan dan evaluasi secara menyeluruh. Strategi pelaksanaan meliputi pembentukan Surat Keputusan (SK) Tim Pembinaan dan Pengawasan, pendampingan teknis kepada pemerintah daerah, monitoring materi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), hingga penyusunan rekomendasi perbaikan normatif.</p><p>Pendekatan ini menegaskan bahwa pengarusutamaan HAM dalam pembentukan regulasi daerah harus dilakukan secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan agar mampu menghasilkan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.</p><p>Dalam forum pembahasan Raperda Tahun Anggaran 2026, para peserta juga menyoroti pentingnya pemetaan kebutuhan regulasi yang spesifik di setiap kabupaten dan kota. Setiap daerah dinilai memiliki karakteristik sosial, ekonomi, dan pelayanan publik yang berbeda, sehingga penyusunan Raperda harus berbasis kebutuhan riil masyarakat dan tidak semata berorientasi administratif maupun fiskal.</p><p>Keterlibatan akademisi FSEI IAIN SAS Babel dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembentukan regulasi daerah yang konstitusional, berkeadilan, serta selaras dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia.</p><p>Sinergi antara pemerintah daerah, perancang peraturan perundang-undangan, dan perguruan tinggi dipandang sebagai elemen penting dalam mewujudkan tata kelola hukum daerah yang profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kepentingan publik.</p><p>Melalui partisipasi aktif dalam pembinaan dan <i>piloting</i> PUU berspektif HAM tersebut, IAIN SAS Babel semakin memperkuat posisinya sebagai institusi akademik yang unggul, religius, dan profesional dalam mendukung pembangunan hukum daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.<br><br>Sumber : iainsasbabel.ac.id : <a href="https://iainsasbabel.ac.id/akademisi-fsei-iain-sas-babel-terlibat-aktif-dalam-piloting-pembentukan-puu-berspektif-ham-di-provinsi-kepulauan-bangka-belitung">Akademisi FSEI IAIN SAS Babel Terlibat Aktif dalam Piloting Pembentukan PUU Berspektif HAM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung</a></p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>Akademisi FSEI IAIN SAS Babel Berpartisipasi dalam Pembinaan Penyusunan Perda Berbasis HAM</title>
				<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/akademisi-fsei-iain-sas-babel-berpartisipasi-dalam-pembinaan-penyusunan-perda-berbasis-ham</link>
				<guid>https://hki.iainsasbabel.ac.id/akademisi-fsei-iain-sas-babel-berpartisipasi-dalam-pembinaan-penyusunan-perda-berbasis-ham</guid>
				<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 09:17:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p>Dua dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung mengikuti kegiatan Pembinaan Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Berperspektif Hak Asasi Manusia (HAM) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian HAM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk mendorong lahirnya regulasi daerah yang lebih responsif terhadap perlindungan hak masyarakat.</p><p>Akademisi yang hadir mewakili FSEI IAIN SAS Babel yakni Dr. Darmiko Suhendra, M.Ag. dan Reski Anwar, M.H.. Keterlibatan keduanya menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung penguatan tata kelola hukum daerah yang selaras dengan prinsip keadilan dan hak asasi manusia.</p><p>Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembahasan terkait pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai HAM ke dalam proses penyusunan produk hukum daerah. Regulasi yang dibentuk pemerintah daerah diharapkan tidak hanya memenuhi ketentuan administratif dan prosedural, tetapi juga mampu memberikan perlindungan terhadap hak-hak warga negara secara menyeluruh.</p><p>Selain membahas aspek substansi hukum, forum ini juga mengulas penguatan teknik penyusunan regulasi (<i>legal drafting</i>) serta mekanisme pengawasan terhadap pembentukan peraturan perundang-undangan daerah. Pendekatan berbasis HAM dinilai menjadi langkah penting agar kebijakan yang dihasilkan dapat menciptakan keadilan sosial dan mencegah potensi diskriminasi di tengah masyarakat.</p><p>Para peserta juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan perancang regulasi dalam menghasilkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang lebih berkualitas, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah.</p><p>Partisipasi akademisi FSEI IAIN SAS Babel dalam forum tersebut menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan hukum daerah yang lebih baik. Selain menjalankan fungsi pendidikan, kampus juga diharapkan mampu memberikan sumbangsih pemikiran terhadap pengembangan kebijakan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.</p><p>Sumber: <a href="https://iainsasbabel.ac.id/dua-akademisi-fsei-iain-sas-babel-ikuti-pembinaan-pembentukan-perda-berspektif-ham?utm_source=chatgpt.com">IAIN SAS Babel</a></p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>FSEI IAIN SAS Babel dan PN Pangkalpinang Kelas IA Jalin Kerja Sama melalui Penandatanganan MoA</title>
				<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/fsei-iain-sas-babel-dan-pn-pangkalpinang-kelas-ia-jalin-kerja-sama-melalui-penandatanganan-moa</link>
				<guid>https://hki.iainsasbabel.ac.id/fsei-iain-sas-babel-dan-pn-pangkalpinang-kelas-ia-jalin-kerja-sama-melalui-penandatanganan-moa</guid>
				<pubDate>Fri, 09 Jan 2026 08:37:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p>Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung resmi menjalin kerja sama dengan Pengadilan Negeri Pangkalpinang Kelas IA melalui penandatanganan <i>Memorandum of Agreement</i> (MoA) pada Jumat (09/01/2026). Kegiatan yang berlangsung di PN Pangkalpinang tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan kedua institusi dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaboratif.</p><p>Ketua PN Pangkalpinang Kelas IA, Jeni Nugraha Djulis, menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama tersebut. Dalam kegiatan itu, ia turut didampingi Wakil Ketua PN, para hakim, Panitera, Sekretaris, serta jajaran staf Pengadilan Negeri Pangkalpinang Kelas IA.</p><p>Menurutnya, Pengadilan Negeri Pangkalpinang terbuka untuk menjalin sinergi dengan perguruan tinggi, khususnya dalam mendukung pengembangan pendidikan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang hukum. Ia berharap kerja sama ini dapat diwujudkan dalam berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi kedua lembaga maupun masyarakat luas.</p><figure class="image"><img src="/assets/images/editor/images/WhatsApp%20Image%202026-01-09%20at%2013_01_46.jpeg"></figure><p>“Kerja sama ini diharapkan dapat berkembang melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman hukum serta mendorong sistem peradilan yang profesional, transparan, dan berkeadilan,” ujarnya.</p><p>Sementara itu, Dekan FSEI IAIN SAS Babel, Dr. H. Iskandar, M.Hum hadir bersama Dr. Rahmat Ilyas, M.S.I, Dr. Hendra Cipta, M.S.I, dan Reski Anwar, M.H. Dalam sambutannya, Iskandar menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan komitmen PN Pangkalpinang dalam membangun kemitraan kelembagaan bersama FSEI.</p><p>Ia menilai penandatanganan MoA tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama pada aspek praktik akademik, penelitian kolaboratif, dan pengabdian hukum kepada masyarakat.</p><p>Menurutnya, FSEI yang memiliki enam program studi siap mengembangkan berbagai bentuk kerja sama konkret, seperti kuliah praktisi, program magang mahasiswa, penelitian bersama, hingga penguatan literasi hukum dan akses keadilan bagi masyarakat Bangka Belitung.</p><p>Melalui penandatanganan MoA ini, kedua institusi berharap dapat membangun kolaborasi yang berkelanjutan dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi, peningkatan kualitas hukum, serta pelayanan keadilan yang lebih berdampak bagi masyarakat.</p><p>Sumber: <a href="https://iainsasbabel.ac.id/?utm_source=chatgpt.com">IAIN SAS Babel</a></p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>Prodi HKI IAIN SAS Babel Benchmarking ke UIN Sunan Kalijaga, Perkuat Persiapan Akreditasi Unggul</title>
				<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/prodi-hki-iain-sas-babel-benchmarking-ke-uin-sunan-kalijaga-perkuat-persiapan-akreditasi-unggul</link>
				<guid>https://hki.iainsasbabel.ac.id/prodi-hki-iain-sas-babel-benchmarking-ke-uin-sunan-kalijaga-perkuat-persiapan-akreditasi-unggul</guid>
				<pubDate>Wed, 08 Oct 2025 08:38:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p>Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung melaksanakan kegiatan benchmarking ke Program Studi HKI Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 2 Oktober 2025. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan sekaligus memperkuat persiapan menuju akreditasi unggul dan internasional.</p><p>Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Dr. Hendra Cipta, M.S.I bersama Furziah, M.H dan Hajar Auliya, S.E. Selama kegiatan berlangsung, rombongan melakukan diskusi intensif terkait penguatan kurikulum, tata kelola program studi, hingga strategi peningkatan mutu berbasis standar akreditasi.</p><p>Benchmarking tersebut difokuskan pada lima tujuan strategis. Pertama, memperdalam pemahaman mengenai penyusunan dan integrasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dalam kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan <i>Outcome-Based Education</i> (OBE). Kedua, membahas penyelarasan pedoman operasional kurikulum MBKM-OBE antara kedua program studi.</p><p>Selain itu, kunjungan ini juga bertujuan menjajaki kerja sama di bidang penelitian dan publikasi ilmiah, memperoleh wawasan terkait tata kelola program studi berbasis standar akreditasi unggul, serta memahami prosedur persiapan akreditasi internasional dan penerapan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).</p><p>Rombongan dari IAIN SAS Babel disambut hangat oleh Dr. Ocktoberrinsyah, M.Ag, Yasin Baidi, M.Ag, dan Dra. Hj. Ermi Suhasti, M.Si.</p><p>Dalam sambutannya, Dr. Ocktoberrinsyah menyampaikan apresiasi atas inisiatif benchmarking tersebut. Menurutnya, kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarperguruan tinggi menjadi langkah penting dalam memajukan kualitas pendidikan Islam di Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa UIN Sunan Kalijaga terbuka untuk berbagi pengalaman, terutama dalam implementasi MBKM-OBE dan persiapan akreditasi unggul.</p><p>Sementara itu, Dr. Hendra Cipta, M.S.I., menegaskan bahwa kegiatan benchmarking ini merupakan langkah nyata Prodi HKI IAIN SAS Babel dalam melakukan transformasi kelembagaan dan peningkatan mutu akademik. Ia menilai UIN Sunan Kalijaga sebagai salah satu <i>role model</i> dalam pengelolaan program studi unggul yang dapat dijadikan referensi dalam pengembangan Prodi HKI di IAIN SAS Babel.</p><p>“Melalui benchmarking ini, kami berharap dapat memperoleh berbagai praktik terbaik yang dapat diterapkan dalam penguatan kurikulum, tata kelola, serta peningkatan kualitas akreditasi program studi ke depan,” ujarnya.</p><p>Pertemuan berlangsung secara produktif dengan pembahasan mendalam terkait penyusunan kurikulum, mekanisme implementasi MBKM, sistem penjaminan mutu internal, hingga strategi mendorong produktivitas dosen dan mahasiswa dalam penelitian serta publikasi ilmiah.</p><p>Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mempererat jejaring akademik antara kedua institusi, tetapi juga menjadi pemantik bagi Prodi HKI IAIN SAS Babel untuk terus melakukan inovasi dan pengembangan strategis menuju program studi yang unggul, kompetitif, dan diakui secara internasional.</p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>Kaprodi dan Sekprodi HKI IAIN SAS Babel Ikuti Presentasi Paper di Konferensi Internasional</title>
				<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/kaprodi-dan-sekprodi-hki-iain-sas-babel-ikuti-presentasi-paper-di-konferensi-internasional</link>
				<guid>https://hki.iainsasbabel.ac.id/kaprodi-dan-sekprodi-hki-iain-sas-babel-ikuti-presentasi-paper-di-konferensi-internasional</guid>
				<pubDate>Mon, 11 Aug 2025 09:21:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p>Plt. Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Dr. Hendra Cipta, M.S.I bersama Furziah, M.H berpartisipasi sebagai pemakalah dalam forum internasional yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Dosen Hukum Keluarga Islam Indonesia. Kegiatan bertajuk <i>The 5th International Conference on Islamic Family Law (ICoIFL of PDHKI)</i> tersebut berlangsung pada 6–8 Agustus 2025 di Universitas Muhammadiyah Surabaya. (<a href="https://iainsasbabel.ac.id/kaprodi-dan-sekprodi-hki-iain-sas-babel-presentasikan-paper-pada-internasional-conference-pdhki">IAIN Bangka Belitung</a>)</p><p>Konferensi internasional ini mengangkat tema <i>“Rethinking Support Systems to Strengthen Family Sustainability and Reduce Divorce in The Digital Era”</i> yang membahas penguatan ketahanan keluarga dan upaya menekan angka perceraian di era digital. Acara menghadirkan sejumlah akademisi dan pakar internasional, di antaranya Prof. Dr. Raihana binti Abdullah dari University of Malaya Malaysia, Noor Aisha Abdul Rahman, Ph.D. dari National University of Singapore, hingga Assoc. Prof. NaeemAllah Rokha, Ph.D. dari Leiden Taskent State University of Law Uzbekistan. (<a href="https://iainsasbabel.ac.id/kaprodi-dan-sekprodi-hki-iain-sas-babel-presentasikan-paper-pada-internasional-conference-pdhki">IAIN Bangka Belitung</a>)</p><p>Dalam forum tersebut, Dr. Hendra Cipta mempresentasikan paper berjudul <i>“Global Research Map On Islamic Family Law And Poverty (1990–2025): A Bibliometric Analysis Of Paradigm Shifts.”</i> Penelitian tersebut mengulas perkembangan tren riset mengenai hukum keluarga Islam dan isu kemiskinan sejak tahun 1990 hingga 2025 dengan menggunakan basis data Scopus, Web of Science, Dimensions, dan Semantic Scholar. (<a href="https://iainsasbabel.ac.id/kaprodi-dan-sekprodi-hki-iain-sas-babel-presentasikan-paper-pada-internasional-conference-pdhki">IAIN Bangka Belitung</a>)</p><p>Sementara itu, Furziah, M.H. mempresentasikan artikel ilmiah berjudul <i>“Living With E-Court: Inequality of Access to Justice in Islamic Family Law Cases in Bangka Belitung.”</i> Paper tersebut membahas persoalan kesenjangan akses keadilan dalam penerapan layanan <i>e-court</i> pada perkara hukum keluarga Islam di Bangka Belitung. (<a href="https://iainsasbabel.ac.id/kaprodi-dan-sekprodi-hki-iain-sas-babel-presentasikan-paper-pada-internasional-conference-pdhki">IAIN Bangka Belitung</a>)</p><p>Konferensi ini juga menjadi wadah strategis bagi publikasi karya ilmiah internasional. Dari total 118 makalah yang lolos seleksi <i>reviewer</i> untuk dipresentasikan pada sesi paralel, artikel dari Kaprodi dan Sekprodi HKI IAIN SAS Babel berhasil terpilih sebagai bagian dari forum akademik tersebut. (<a href="https://iainsasbabel.ac.id/kaprodi-dan-sekprodi-hki-iain-sas-babel-presentasikan-paper-pada-internasional-conference-pdhki">IAIN Bangka Belitung</a>)</p><p>Selain sesi presentasi, konferensi internasional PDHKI turut melibatkan 19 jurnal bereputasi global sebagai mitra publikasi, termasuk jurnal bereputasi Scopus Q1 seperti <i>Samarah</i>, <i>Ijtihad</i>, dan <i>Al-Ihkam</i>. Kolaborasi tersebut membuka peluang besar bagi hasil penelitian peserta untuk dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi. (<a href="https://iainsasbabel.ac.id/kaprodi-dan-sekprodi-hki-iain-sas-babel-presentasikan-paper-pada-internasional-conference-pdhki">IAIN Bangka Belitung</a>)</p><p>Pada akhir kegiatan, konferensi menghasilkan “Piagam Surabaya” yang berisi sepuluh rekomendasi strategis terkait penguatan ketahanan keluarga di era digital. Beberapa poin penting di antaranya penguatan literasi digital keluarga, revitalisasi konselor keluarga berbasis komunitas, reformulasi hukum perkawinan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, hingga gerakan nasional “Keluarga Tangguh Digital.” (<a href="https://iainsasbabel.ac.id/kaprodi-dan-sekprodi-hki-iain-sas-babel-presentasikan-paper-pada-internasional-conference-pdhki">IAIN Bangka Belitung</a>)</p><p>Partisipasi akademisi HKI IAIN SAS Babel dalam forum internasional ini menjadi bukti komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas riset dan kontribusi akademik di tingkat global, khususnya dalam bidang hukum keluarga Islam dan penguatan ketahanan keluarga di era digital.</p><p>Sumber: <a href="https://iainsasbabel.ac.id/kaprodi-dan-sekprodi-hki-iain-sas-babel-presentasikan-paper-pada-internasional-conference-pdhki">IAIN SAS Babel</a></p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>Mahasiswa HKI IAIN SAS Babel Gelar Seminar Kewirausahaan dan Digitalpreneurship</title>
				<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/mahasiswa-hki-iain-sas-babel-gelar-seminar-kewirausahaan-dan-digitalpreneurship</link>
				<guid>https://hki.iainsasbabel.ac.id/mahasiswa-hki-iain-sas-babel-gelar-seminar-kewirausahaan-dan-digitalpreneurship</guid>
				<pubDate>Thu, 08 May 2025 03:19:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p>Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menyelenggarakan Seminar Kewirausahaan dan Digitalpreneurship di Pondok Trendi (Ponpes Daar El-Ihsaan), Sabtu (26/4/2025).</p><p>Kegiatan tersebut mengusung tema <i>“Menggali Potensi Gen Z melalui Kewirausahaan dan Digitalpreneurship”</i> sebagai upaya mendorong mahasiswa agar mampu mengembangkan kreativitas dan jiwa usaha di era digital.</p><p>Ketua pelaksana kegiatan, Rifky Mei Manda, menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa terkait dunia entrepreneurship, sekaligus menjadi bagian dari implementasi mata kuliah kewirausahaan yang sedang ditempuh mahasiswa HKI.</p><p>Menurut Rifky, kegiatan tersebut juga dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan dasar kewirausahaan serta memberikan pemahaman mengenai pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi digital dalam membangun usaha.</p><p>“Melalui seminar ini kami ingin berbagi wawasan tentang pentingnya inovasi, pemanfaatan media digital, serta membangun semangat kewirausahaan yang tetap berlandaskan nilai-nilai Islami. Harapannya kegiatan ini dapat meningkatkan soft skill mahasiswa sekaligus melahirkan ide dan inovasi baru di bidang usaha,” ujarnya.</p><p>Ia berharap seminar tersebut mampu memberikan motivasi kepada mahasiswa agar lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi dan mulai menumbuhkan jiwa entrepreneur sejak dini.</p><p>Rifky juga menyampaikan bahwa seminar diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa, santri, maupun peserta umum dari luar kampus.</p><p>Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki pengalaman di bidang kewirausahaan dan industri kreatif, di antaranya Yuda Saputra, S.Pd., alumni STAIN SAS Babel sekaligus content creator, Risanda selaku owner Deshanda Craft, Abdul Rohman, S.E., C.DM., Konsultan UMKM Bangka Belitung, serta Rodi Afriniko, owner Sate Padang Resto sekaligus trainer entrepreneur. Seminar turut didampingi oleh dosen pembina, Harizan, M.S.I.</p><p>Dalam sambutannya, Harizan, M.S.I., menyampaikan bahwa seminar tersebut menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia usaha dan perkembangan bisnis berbasis digital.</p><p>“Melalui kegiatan ini saya berharap mahasiswa memperoleh pengalaman dan wawasan baru, memiliki keberanian untuk memulai usaha, serta termotivasi mencoba berbagai peluang kreatif yang bermanfaat,” ungkapnya.</p><p>Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam mencetak generasi muda yang mandiri, inovatif, dan siap menghadapi tantangan perkembangan zaman.</p><p>Usai seminar, mahasiswa dijadwalkan mengikuti kegiatan workshop dan praktik lapangan di beberapa unit usaha dan keterampilan. Kegiatan tersebut meliputi kunjungan ke usaha peternakan puyuh, budidaya ikan, pelatihan content creator dan fotografi di Sulthan Fotography, pelatihan kerajinan akrilik dan lidi nipah di Deshanda Craft Kace Timur, serta pelatihan keterampilan rajut di Mila Rajutan Pangkalpinang.</p><p>Program tersebut merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah kewirausahaan yang dirancang untuk memperkuat keterampilan praktis mahasiswa. Selain memahami teori di ruang kelas, mahasiswa juga diarahkan untuk terjun langsung melihat dan mempraktikkan proses usaha secara nyata.</p><p>Melalui rangkaian kegiatan ini, Prodi HKI FSEI IAIN SAS Bangka Belitung ingin menegaskan bahwa kewirausahaan tidak hanya dipahami sebagai konsep akademik, tetapi juga harus diwujudkan dalam bentuk kreativitas, inovasi, dan tindakan nyata.</p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>Dua Alumni HKI FSEI IAIN SAS Babel Lulus CPNS Mahkamah Agung RI</title>
				<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/dua-alumni-hki-fsei-iain-sas-babel-lulus-cpns-mahkamah-agung-ri</link>
				<guid>https://hki.iainsasbabel.ac.id/dua-alumni-hki-fsei-iain-sas-babel-lulus-cpns-mahkamah-agung-ri</guid>
				<pubDate>Mon, 13 Jan 2025 03:17:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p>Kabar membanggakan datang dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Dua alumni HKI berhasil dinyatakan lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun Anggaran 2024. Informasi tersebut diumumkan secara resmi melalui laman Mahkamah Agung RI berdasarkan surat pengumuman Nomor 2/SEK/PENG.KP1.1.6/I/2025 tertanggal Kamis, 9 Januari 2025.</p><p>Kedua alumni tersebut dinyatakan lolos pada formasi Analis Perkara Peradilan di lingkungan Mahkamah Agung RI. Mereka adalah Alfina Amalia, S.H., lulusan tahun 2023, serta Muhhamad Rizki Putera Mas Agung, S.H., alumnus tahun 2024.</p><p>Alfina Amalia dikenal sebagai salah satu lulusan terbaik di tingkat program studi maupun fakultas dengan capaian IPK 3,93. Selama menempuh pendidikan di HKI, ia aktif dalam berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik. Setelah menyelesaikan studi, Alfina juga tetap aktif mengembangkan diri di berbagai bidang yang berkaitan dengan dunia hukum.</p><p>Saat dihubungi, Alfina menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada keluarga serta sivitas akademika IAIN SAS Bangka Belitung yang telah mendukung perjalanannya hingga berhasil mencapai tahap ini.</p><p>“Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga yang selalu memberikan dukungan penuh terhadap setiap langkah yang saya jalani. Terima kasih juga kepada kampus tercinta, khususnya Prodi HKI, yang telah menjadi tempat saya belajar, berkembang, serta memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan. Saya juga sangat berterima kasih kepada seluruh dosen yang telah membimbing dan mendidik saya dengan penuh kesabaran,” ungkapnya.</p><p>Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari doa, dukungan, dan bimbingan banyak pihak. Alfina juga memberikan motivasi kepada rekan-rekan alumni HKI agar terus optimis dalam meraih cita-cita.</p><p>“Teruslah berjuang dan jangan mudah menyerah. Jadikan kegagalan sebagai pelajaran untuk menjadi lebih baik. Tidak ada kata terlambat untuk meraih impian,” pesannya.</p><p>Menurut Alfina, keberhasilannya bersama rekan-rekan alumni lainnya menjadi bukti bahwa mahasiswa HKI FSEI IAIN SAS Bangka Belitung mampu bersaing dengan lulusan fakultas hukum dari perguruan tinggi lain apabila dibarengi dengan kesungguhan dan usaha maksimal selama masa perkuliahan.</p><p>“Alhamdulillah, seluruh proses belajar dan usaha yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil,” tambahnya.</p><p>Selain Alfina, alumni HKI lainnya yang juga berhasil lolos seleksi CPNS Mahkamah Agung RI adalah Muhhamad Rizki Putera Mas Agung, S.H., lulusan tahun 2024. Rizki menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya dapat menjadi bagian dari Mahkamah Agung RI.</p><p>“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dapat diterima sebagai CPNS Mahkamah Agung tahun ini. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya sebagai alumni HKI karena dapat bersaing dan lolos di tengah banyaknya peserta dari berbagai perguruan tinggi,” ujarnya.</p><p>Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen yang telah memberikan ilmu dan pembinaan selama masa kuliah, baik di dalam maupun di luar kelas.</p><p>“Ilmu yang diberikan para dosen sangat membantu dan menjadi bekal penting dalam menghadapi proses seleksi CPNS. Saya berharap ilmu tersebut terus bermanfaat bagi kehidupan dan karier saya ke depan,” tuturnya.</p><p>Rizki turut memberikan semangat kepada para pejuang CPNS lainnya agar tetap konsisten berusaha dan tidak mudah menyerah.</p><p>“Terus semangat dalam berjuang. Jangan lupa untuk selalu berusaha, berdoa, dan meminta restu orang tua. Percayalah bahwa setiap usaha akan menemukan hasil terbaik pada waktunya,” katanya.</p><p>Dekan FSEI IAIN SAS Bangka Belitung, Dr. H. Iskandar, M.Hum., turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian alumni HKI tersebut. Menurutnya, keberhasilan para alumni menjadi kebanggaan tersendiri bagi fakultas sekaligus menunjukkan kualitas lulusan HKI yang mampu bersaing secara nasional.</p><p>“Alhamdulillah, tahun ini kembali ada alumni HKI yang diterima sebagai Analis Perkara Peradilan di Mahkamah Agung RI. Prestasi ini tentu sangat membanggakan bagi fakultas dan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya,” ujarnya.</p><p>Sementara itu, Sekretaris Prodi HKI FSEI IAIN SAS Bangka Belitung, Furziah, M.H., berharap keberhasilan para alumni dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni HKI lainnya untuk terus berprestasi dan mengejar cita-cita.</p><p>Menurutnya, pencapaian tersebut sekaligus memperkuat citra Prodi HKI sebagai salah satu program studi yang mampu mencetak sumber daya manusia berkualitas di bidang hukum, baik sebagai hakim maupun profesi hukum lainnya.</p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>Prodi HKI FSEI IAIN SAS Babel Lepas Mahasiswa PKL di Pengadilan Negeri Sungailiat</title>
				<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/prodi-hki-fsei-iain-sas-babel-lepas-mahasiswa-pkl-di-pengadilan-negeri-sungailiat</link>
				<guid>https://hki.iainsasbabel.ac.id/prodi-hki-fsei-iain-sas-babel-lepas-mahasiswa-pkl-di-pengadilan-negeri-sungailiat</guid>
				<pubDate>Fri, 10 Jan 2025 03:24:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p>Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel) melaksanakan kegiatan pelepasan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL), Kamis (9/1/2025).</p><p>Kegiatan pelepasan berlangsung di Pengadilan Negeri Sungailiat dan diterima langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Sungailiat, Melinda Aritonang, S.H. Kehadiran panitia, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta mahasiswa HKI disambut dengan hangat oleh pihak pengadilan.</p><p>Praktik Kerja Lapangan merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhsiyyah). Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman praktik secara langsung di lembaga pemerintahan maupun nonpemerintahan sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik dan profesional.</p><p>Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Negeri Sungailiat, Melinda Aritonang, S.H., menyampaikan ucapan selamat datang kepada para mahasiswa peserta PKL. Ia juga berpesan agar mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.</p><p>“Saya berharap mahasiswa dapat mengikuti program ini dengan sungguh-sungguh sehingga memperoleh pengalaman dan ilmu yang nantinya menjadi bekal ketika terjun langsung ke dunia kerja,” ujarnya.</p><p>Setelah prosesi penyerahan mahasiswa, pihak dosen pembimbing lapangan turut memberikan arahan kepada mahasiswa agar menjalankan kegiatan PKL sesuai aturan dan tata tertib yang telah ditetapkan dalam pedoman pelaksanaan.</p><p>Selain itu, pihak kampus juga menyampaikan harapan agar para mentor di Pengadilan Negeri Sungailiat dapat memberikan pendampingan dan bimbingan kepada mahasiswa selama proses praktik berlangsung.</p><p>Pada tahun ini, mahasiswa PKL HKI yang ditempatkan di Pengadilan Negeri Sungailiat berjumlah delapan orang, yakni Sonia Ramadani, Faheza Akbar Pratama, Rama Ramdani, M. Syafarudin, Novita Aprianti, Laila, Nagia Duwi Safitri, dan Muhammad Thoriq Alawy.</p><p>Kegiatan pelepasan kemudian ditutup dengan sesi serah terima mahasiswa serta foto bersama yang turut dihadiri oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sungailiat, Pangeran Hotma Hio Patra Sianipar, S.H., M.H., Hakim Sapperijanto, S.H., M.H., serta Sekretaris Pengadilan Negeri Sungailiat, Rosmala Sari, S.E., M.M.</p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>Mahasiswa HKI IAIN SAS Babel Raih Dua Juara pada National Collaboration Competition</title>
				<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/mahasiswa-hki-iain-sas-babel-raih-dua-juara-pada-national-collaboration-competition</link>
				<guid>https://hki.iainsasbabel.ac.id/mahasiswa-hki-iain-sas-babel-raih-dua-juara-pada-national-collaboration-competition</guid>
				<pubDate>Tue, 16 Jul 2024 03:26:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p>Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang <i>National Collaboration Competition</i>.</p><p>Rifky Mei Manda, mahasiswa aktif semester tiga Prodi HKI, sukses meraih Juara II pada lomba Video Virtual Hukum dan Juara II pada cabang lomba Fotografi. Kompetisi tersebut diselenggarakan secara daring oleh Universitas Potensi Utama Medan bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi lainnya dan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.</p><p>Untuk mencapai prestasi tersebut, Rifky mengikuti serangkaian tahapan perlombaan mulai dari proses pendaftaran dan pengumpulan karya pada 22 Juni 2024. Selanjutnya karya peserta melalui tahap seleksi dan penilaian dewan juri pada 1–6 Juli 2024. Pengumuman pemenang dilakukan pada 15 Juli 2024 melalui kanal YouTube resmi Universitas Potensi Utama.</p><p>Rifky mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diperolehnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan banyak pihak yang selalu memberikan motivasi selama proses perlombaan berlangsung.</p><p>“Prestasi ini bukan semata-mata hasil usaha saya sendiri, melainkan buah dari dukungan dan doa banyak pihak. Saya mengucapkan terima kasih kepada orang tua, Prodi HKI, dan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam yang selalu memberikan dukungan sehingga saya dapat memperoleh hasil terbaik,” ujarnya.</p><p>Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam, Tauratiya, M.H., turut memberikan apresiasi atas keberhasilan mahasiswa binaannya tersebut. Ia menyampaikan rasa bangga sekaligus berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi.</p><p>“Selamat atas prestasi yang telah diraih. Kami sangat bangga, khususnya karena capaian ini membawa nama baik Prodi HKI di tingkat nasional. Semoga prestasi ini dapat menjadi penyemangat bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri,” ungkapnya.</p><p>Tauratiya juga berpesan agar Rifky tidak cepat merasa puas dan terus meningkatkan kemampuan serta prestasinya di masa mendatang.</p><p>Prestasi yang diraih mahasiswa HKI tersebut dinilai turut memberikan dampak positif terhadap penguatan kualitas dan kesiapan program studi dalam menghadapi proses reakreditasi pada tahun 2024.</p><p>Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Dr. H. Iskandar, M.Hum., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas pencapaian Rifky Mei Manda yang berhasil mengharumkan nama fakultas dan kampus di ajang nasional.</p><p>“Kami merasa bangga atas prestasi luar biasa yang diraih mahasiswa HKI di tingkat nasional. Harapannya, prestasi-prestasi yang telah dicapai dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan di masa mendatang. Semoga keberhasilan ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi,” tuturnya.</p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>Enam Dosen FSEI IAIN SAS Babel Laksanakan International Visiting Lecture di Malaysia</title>
				<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/enam-dosen-fsei-iain-sas-babel-laksanakan-international-visiting-lecture-di-malaysia</link>
				<guid>https://hki.iainsasbabel.ac.id/enam-dosen-fsei-iain-sas-babel-laksanakan-international-visiting-lecture-di-malaysia</guid>
				<pubDate>Fri, 12 Jul 2024 08:29:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p>Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menggelar kegiatan <i>international visiting lecture</i> di University of Geomatika Malaysia pada 4 Juni 2024. Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah strategis FSEI IAIN SAS Babel dalam memperluas rekognisi internasional sekaligus memperkuat jejaring akademik luar negeri.</p><p>Dalam kegiatan ini, sebanyak enam dosen FSEI IAIN SAS Babel turut ambil bagian sebagai narasumber dan pemateri. Mereka adalah Dr. H. Iskandar, M.Hum selaku Dekan FSEI, Dr. Rahmat Ilyas, M.S.I, Dr. Hendra Cipta, M.S.I, Rizki, M.Ak, Feby Ayu Amalia, M.H.I, serta Atika, M.Ak.</p><p>Dekan FSEI, Dr. H. Iskandar, M.Hum., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda workshop kurikulum yang sebelumnya dilaksanakan di Batam. Menurutnya, kesempatan berkunjung ke University of Geomatika Malaysia dimanfaatkan untuk mendukung penguatan akreditasi program studi yang dalam waktu dekat akan mengajukan reakreditasi.</p><p>“Agenda ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kerja sama internasional sekaligus menambah poin pendukung akreditasi beberapa program studi di lingkungan FSEI,” ujarnya.</p><p>Pada kesempatan tersebut, Dr. H. Iskandar, M.Hum., menyampaikan materi mengenai pentingnya membangun <i>soft skill</i> bagi mahasiswa agar siap menghadapi dunia kerja dan tantangan global. Sementara itu, Dr. Rahmat Ilyas, M.S.I., membawakan materi terkait produk-produk pembiayaan dalam perbankan syariah di kawasan ASEAN.</p><p>Materi lainnya disampaikan oleh Dr. Hendra Cipta, M.S.I., yang memberikan pembelajaran mengenai strategi penyusunan <i>paper</i> berkualitas untuk dipublikasikan pada jurnal ilmiah terakreditasi dan bereputasi internasional.</p><p>Selain itu, Rizki, M.Ak., memaparkan materi tentang manajemen bisnis dalam dunia kewirausahaan. Feby Ayu Amalia, M.H.I., menjelaskan berbagai akad bisnis yang sesuai dengan prinsip syariah, sedangkan Atika, M.Ak., memperkenalkan konsep wisata syariah dan makanan halal kepada mahasiswa University Geomatika Malaysia.</p><p>Kegiatan <i>international visiting lecture</i> tersebut dilaksanakan pada program studi Business, Culinary, dan Computer Science di University of Geomatika Malaysia. Selain memperkuat kerja sama akademik internasional, kegiatan ini juga menjadi wadah pertukaran wawasan dan pengalaman antara dosen serta mahasiswa kedua institusi.</p><p>Sumber berita asli: <a href="https://bangka.tribunnews.com/2024/07/12/enam-dosenfsei-iain-sas-babel-lakukan-visiting-lecture-international-ke-malaysia?utm_source=chatgpt.com">BangkaPos.com</a></p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>Mahasiswa PKL HKI IAIN SAS Babel Gelar Praktik Peradilan Semu di Pengadilan Agama Sungailiat</title>
				<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/mahasiswa-pkl-hki-iain-sas-babel-gelar-praktik-peradilan-semu-di-pengadilan-agama-sungailiat</link>
				<guid>https://hki.iainsasbabel.ac.id/mahasiswa-pkl-hki-iain-sas-babel-gelar-praktik-peradilan-semu-di-pengadilan-agama-sungailiat</guid>
				<pubDate>Sat, 31 Jul 2021 03:55:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p><i>Bangka</i> — Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung melaksanakan kegiatan Praktik Peradilan Semu di Pengadilan Agama Sungailiat dengan mengangkat perkara cerai talak.</p><p>Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut diikuti oleh delapan mahasiswa peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Seluruh peserta diwajibkan menggunakan masker selama kegiatan berlangsung.</p><p>Dalam simulasi sidang tersebut, mahasiswa memerankan berbagai unsur dalam persidangan, di antaranya Wahyu Akmal sebagai Ketua Majelis, Aldi Kurniawan dan Janea Arinta sebagai Hakim Anggota, Suci Hatimah sebagai Panitera, Sandika sebagai Pemohon, Delvia Jusmi sebagai Termohon, Juliana Siregar dan Nikita sebagai saksi. Kegiatan juga turut disaksikan mahasiswa magang dari DPC Permahi Bangka Belitung.</p><p>Praktik peradilan semu tersebut mendapat pendampingan langsung dari Hakim Madya Utama Pengadilan Agama Sungailiat, Ansori, S.H., M.H., serta Panitera Muda Hukum, Zainal Abidin, S.H., M.H.</p><p>Dalam arahannya, Ansori, S.H., M.H. menjelaskan bahwa kegiatan peradilan semu bertujuan melatih mahasiswa agar mampu memahami sekaligus menganalisis proses penanganan perkara di pengadilan secara komprehensif.</p><figure class="image"><img src="/assets/images/editor/images/praktek%20pengadilan%202.jpeg"></figure><p>Menurutnya, mahasiswa hukum tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga harus mampu mengimplementasikan ilmu hukum melalui praktik persidangan, mulai dari penyusunan gugatan, proses mediasi, penyampaian jawaban, replik, duplik, pemeriksaan saksi dan alat bukti, hingga penyusunan kesimpulan serta putusan perkara.</p><p>“Melalui praktik ini mahasiswa diharapkan mampu mengasah kemampuan berpikir yuridis dan normatif sehingga nantinya dapat menjadi sarjana hukum yang profesional,” ujarnya.</p><p>Ia juga mengapresiasi antusiasme mahasiswa yang dinilai mampu menjalankan peran masing-masing dengan baik selama simulasi berlangsung.</p><p>Sementara itu, Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Sungailiat, Zainal Abidin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan peradilan semu menjadi salah satu sarana penting dalam membekali mahasiswa menghadapi dunia kerja di bidang hukum dan peradilan.</p><p>“Selain menjadi bagian dari proses pembelajaran, kegiatan ini juga melatih mental dan kesiapan mahasiswa menghadapi suasana persidangan yang sebenarnya. Ketika nantinya bekerja di lembaga peradilan, kejaksaan, maupun profesi advokat, mereka sudah memiliki gambaran praktik persidangan secara langsung,” jelasnya.</p><p>Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Imam Alfikri, M.Pd., juga mengungkapkan bahwa praktik peradilan semu sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan analisis mahasiswa dalam memahami proses hukum di pengadilan.</p><p>“Mahasiswa perlu dibiasakan dengan suasana persidangan agar lebih percaya diri, kritis, dan siap menghadapi praktik hukum yang sesungguhnya. Walaupun sifatnya simulasi, kegiatan ini menjadi latihan mental sekaligus penguatan kemampuan berpikir hukum mahasiswa,” ungkapnya.</p><p>Ia menambahkan bahwa mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran teoritis di kampus, tetapi juga dapat merasakan langsung dinamika persidangan melalui praktik lapangan.</p><p>Sementara itu, Sekretaris Panitia PKL, Reski Anwar, M.H., menyampaikan bahwa pihak Pengadilan Agama Sungailiat mendukung penuh pelaksanaan praktik peradilan semu tersebut sebagai bagian dari pengembangan kompetensi mahasiswa.</p><p>Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung realitas persidangan dan praktik penyelesaian perkara di lembaga peradilan.</p><p>Secara umum, program peradilan semu merupakan bentuk pembelajaran praktik yang dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai mekanisme persidangan, pembagian peran dalam pengadilan agama, praktik penyelesaian sengketa keluarga melalui mediasi, serta penerapan hukum formil dan hukum materil dalam proses peradilan.</p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>Tim Debat Konstitusi IAIN SAS Babel Raih Juara II dan Best Speaker pada PKM II PTKIN Se-Sumatera</title>
				<link>https://hki.iainsasbabel.ac.id/tim-debat-konstitusi-iain-sas-babel-raih-juara-ii-dan-best-speaker-pada-pkm-ii-ptkin-se-sumatera</link>
				<guid>https://hki.iainsasbabel.ac.id/tim-debat-konstitusi-iain-sas-babel-raih-juara-ii-dan-best-speaker-pada-pkm-ii-ptkin-se-sumatera</guid>
				<pubDate>Thu, 10 Jun 2021 03:05:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p><i>Padang</i> — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung dalam ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) II Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Sumatera. Pada cabang lomba Debat Konstitusi yang digelar di Fakultas Syariah, Gedung 3 Lantai 2, Padang, Sumatera Barat, Selasa (8/6/2021), kontingen IAIN SAS Babel berhasil meraih Juara II sekaligus membawa pulang penghargaan Best Speaker.</p><p>Pada babak final, tim IAIN SAS Babel berhadapan dengan STAIN Bengkalis setelah sebelumnya sukses menumbangkan IAIN Batusangkar di semifinal dengan perolehan skor 1480 berbanding 1466. Penampilan solid tim debat IAIN SAS Babel berhasil mengantarkan mereka sebagai salah satu tim terbaik dalam kompetisi tingkat PTKIN se-Sumatera tersebut.</p><p>Penghargaan Best Speaker diraih oleh Anindita Rachmadewi yang tampil impresif sepanjang perlombaan. Ia mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya karena dapat membawa nama baik kampus di ajang bergengsi tersebut.</p><p>“Kami datang dari Bangka Belitung dengan semangat membawa nama baik kampus tercinta. Setiap tahapan lomba kami jalani dengan maksimal hingga akhirnya berhasil meraih juara dua dan penghargaan Best Speaker,” ujar Anindita.</p><p>Tim Debat Konstitusi IAIN SAS Babel diperkuat oleh Anindita Rachmadewi, Dheanda Oktavelani, dan Adi Saputra. Ketiganya dibimbing oleh Tauratiyah, M.H., dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, yang selama persiapan aktif memberikan arahan dan motivasi kepada tim.</p><p>Anindita menjelaskan bahwa persiapan dilakukan secara intensif melalui latihan luring maupun daring. Latihan tatap muka dilakukan selama kurang lebih satu bulan, kemudian dilanjutkan dengan pembinaan secara daring hingga menjelang perlombaan di Padang guna memperkuat pemahaman materi mosi dan kesiapan mental tim.</p><p>Sementara itu, Tauratiyah, M.H. menyampaikan apresiasinya atas capaian mahasiswa binaannya tersebut. Menurutnya, sejak awal tim debat memiliki potensi besar untuk bersaing dengan delegasi dari kampus lain di Sumatera.</p><p>“Alhamdulillah, tim Debat Konstitusi berhasil meraih Juara II pada PKM II PTKIN se-Sumatera. Saya percaya mereka memiliki kemampuan yang baik dan mampu bersaing secara kompetitif. Semoga ke depan dapat meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” tuturnya.</p><p>Meski pada pelaksanaan lomba di Padang tim tidak didampingi langsung oleh pelatih, kontingen IAIN SAS Babel tetap mampu menunjukkan performa terbaik hingga sukses membawa pulang medali perak.</p><p>Di akhir wawancara, Anindita juga memberikan pesan motivasi kepada mahasiswa IAIN SAS Babel agar terus percaya diri dan berani mengembangkan kemampuan diri.</p><p>“Jangan pernah merasa minder dengan keterbatasan. Di luar sana banyak orang hebat, maka kita juga harus terus berusaha menjadi lebih baik. Jadikan setiap keterbatasan sebagai motivasi untuk mencapai keberhasilan,” pesannya.</p><p>Keberhasilan ini, lanjut Anindita, tidak terlepas dari doa orang tua, dukungan para dosen, kerja keras tim, serta usaha belajar yang dilakukan tanpa mengenal batas hingga akhirnya mampu mengharumkan nama IAIN SAS Babel di tingkat regional Sumatera.</p>					]]>
				</description>
			</item>

		

		
	</channel>
</rss>